This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions..

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions..

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions..

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions..

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions..

Kamis, 14 Juli 2011

*IM2 Gathering Media
IM2 Fasilitasi Jaringan Internet Bagi Jurnalis
MEDAN (Kamis, 14 JULI 2011) PT. Indosat Mega Media (IM2) adalah perusahaan yang bergerak dibidang jasa layanan internet, multimedia serta jasa-jasa berbasis internet lainnya. Menggelar ’Gathering Media IM2’ dalam rangka menjalin silaturahmi dalam menyambut bulan suci Ramadhan 1432 Hijriah dan membina kerja sama melalui program bagi komunitas jurnalis di kota Medan. Hal tersebut dikatakan Manager PT IM2 Area Sumbagut, Arya Hendradi, dalam acara ’Gathering Media IM2’ tadi siang di Medan.
“Program bantuan akses internet via portable hotspot dengan tujuannya agar para jurnalis dapat menyampaikan berita dengan cepat. Syarat dan ketentuannya, Status perangkat dipinjamkan kepada ketua komunitas. Masa penggunaan hingga Desember 2011 atau dapat diperpanjang,” ungkapnya.
Arya menjelaskan, program Kepemilikan IM2 Broadband yakni program yang ditawarkan adalah bundling modem plus kartu PAS, seharga Rp200 ribu sudah termasuk voucher akses Internet unlimited, 100MB, selama 14 hari dengan tujuannya agar para jurnalis mudah mendapatkan modem plus kartu internet IM2. Dimana syarat dan ketentuan: lokasi pembelian di WIC Perintis dan WIC Plaza Medan Fair. Tata cara pembelian, dengan menukarkan kartu nama, atau melampirkan fotocopy ID card dan mengisi: nama lengkap, nomor selular, nama media dan alamat kantor serta maksimal 3 paket per (orang/jurnalis).
”Penawaran tersebatas selama ketersediaan barang masih ada. Barang yang ditawarkan adalah modem HUAWEI E153 berlogo IM2 plus SP PAS. Masa program hingga Desember 2011 atau dapat diperpanjang sebagai bentuk kepedulian dan apresiasi IM2 kepada para jurnalis yang selama ini banyak membantu pemberitaan serta publikasi IM2 selama ini” jelasnya.
Selain itu, Arya mengungkapkan, program Broom100 (khusus Jurnalis) yaitu penawaran harga khusus SP Broom100 bagi Jurnalis di harga Rp100 ribu. (harga eceran Rp150 ribu) dengan tujuannya agar jurnalis yang sudah memiliki modem, dapat memiliki SP Broom100 dengan mudah. Syarat dan ketentuan: Program 3+1, Program diskon isi ulang Broom100.
”Gratis pemakaian 30 hari setelah isi ulang ketiga, dan berlaku kelipatannya. Syarat dan ketentuan sama dengan ’Program Kepemilikan IM2 Broadband’. Highlight produk Broom100, yang nggak cuma download-nya saja yang kencang dan stabil, upload nya juga. Silahkan coba dan bandingkan upload-nya” ungkapnya.
Dia mengatakan paket Broom100 Unlimited dengan kecepatan <384 kbps dengan kuato 2GB 100 ribu per bulan pelanggan dapat mengakses internet dengan stabil dan kuotanya besar dengan koneksi internetan tanpa batas dan tarifnya hemat. Untuk jenis voucher perdana harga Rp150 ribu per bulan (masa tenggang 90 hari).
“Paket Broom menawarkan threshold yang lebih besar, yakni 2GB. Artinya, pelanggan dapat menikmati akses internet cepat hingga 384 Kbps. Dengan isi ulang Rp100 ribu per bulan dan fitur unlimited adalah layanan dengan harga tetap dan kecepatan <384 kbps tanpa batasan volume pada masa aktif setelah melewati threshold penggunaan tertentu, kecepatan yang diperoleh kurang lebih <64 Kbps,” katanya.
Dia mengungkapkan, IM2 juga memiliki Broom PAS internet unlimited dengan kartu perdana hanya Rp27 ribu termasuk voucher perdana 100MB untuk pemakaian unlimited selama 2 minggu di mana pengisian berikutnya Rp50 ribu dengan kuota 250MB untuk pemakaian unlimited selama 30 hari. “Pelanggan dapat mengakses internet dengan murah dengan menggunakan kartu perdana Broom PAS,” jelasnya.
Dia menambahkan, kartu perdana IM2 hanya Rp15 ribu bagi pelajar sudah dapat memiliki Broom PAS unlimited 14 hari, 100MB dengan kecepatan <384 kbps program ini dikhsuskan bagi pelajar, mahasiswa, guru atau dosen dengan ketentuan melampirkan fotocopi kartu pelajar/mahasiswa, kartu profesi guru/dosen. “Periode ini berlaku dari Juli s/d Agusutus 2011 mendatang di mana berlaku di lokasi dan outlet tertentu. Makin besar kuotannya, koneksinya stabil dan tarifnya semakin hemat,” tambahnya.

*Millennium Gadget Expo 2011
IM2 Tawarkan Paket Murah Internetan

MEDAN- Millennium Gadget Expo 2011 yang sedang berlangsung di pelatan parkir Plaza Millenium semakin menarik, karena berbagai tawaran murah yang disediakan oleh peserta pameran. Tidak heran, bila pameran yang akan berlangsung hingga 10 Juli ini terus dipadati oleh pengunjung.
Salah satu tawaran menarik yang diberikan dalam pameran ini adalah produk IM2 yang menawarkan paket murah untuk internetan. Dalam promonya, IM2 menawarkan bundling modem dengan harga Rp299 ribu. Dengan tawaran harga ini, pelanggan dapat internetan sepuas mungkin di dunia maya selama 30 hari. Dan selanjutnya, pelanggan juga dapat berselancar didunia maya selama 30 hari hanya dengan membayar Rp50 ribu.
Tawaran lain yang diberikan oleh IM2 untuk para mahasiswa dan pelajar adalah setiap pembelian paket Asik unlimited, cukup hanya membayar Rp15 ribu untuk kartu perdana, dan membayar Rp50 ribu untuk per bulannya. Kemudahan yang ditawarkan oleh IM2, juga didukung dengan fasilitas lain, seperti kuota yang didapat yaitu 256 Mb, dengan kecepatan 384 kbps dan modemnya 7,2 mbps. Inilah yang membuat IM2 menjadi provider paling di cari dalam pameran ini.
Selain IM2, produk handphone Samsung juga memberikan penawaran yang menarik untuk para pengunjung. Dalam pameran ini, Samsung Champ salah satu produk unggulan dari Samsung mendapat penawaran khusus hanya Rp499 ribu dari harga normal Rp799 ribu.
Minat masyarakat pada penawaran handphone ini sangat tinggi, ini terbukti pada hari pertama pemeran, Samsung Champ habis diborong oleh penggujung. Sedangkan hingga hari ini, stand Samsung terus ramai dikunjungi.
“Kita terus menyediakan stok, agar dapat memenuhi permintaan pelanggan,” ujar Ika salah satu SPG Samsung.
Setiap pembelian produk gadget dalam pameran ini juga akan berkesempatan untuk mendapatkan BlackBerry, Handphone dan grand price sepeda motor. Caranya, para pengunjung hanya tinggal menukar struk pembelian di ruang informasi untuk mendapatkan formulir mengikuti undian.

Kamis, 30 Juni 2011

IM2 Berikan Retention dan Apresiasi ke Pelanggan
Medan 30 Juni 2011, PT Indosat Mega Media (IM2), penyedia jasa internet dan multimedia terkemuka di Indonesia, menggelar Program Discount 20% bagi setiap pembelian Broom 100, Promo ini berlangsung dari tanggal 27 Juni sd 31 Agustus 2011.
Seluruh pelanggan produk broadband prabayar 3.5G IM2 (Broom) dan pelanggan pascabayar (Prime)
dengan fiture unlimited atau classic dapat mengikuti program Retension ini hanya dengan menukarkan kartu (USIM Card) IM2 lama atau yang dalam masa tenggang hingga sampai yang sudah expired tentunya dengan menunjukan Usim Card tersebut di WIC ( Gallery IM2).
Broom 100 merupakan salah satu produk primadona di IM2, dimana dengan mendapatkan harga special yaitu Rp.120 Ribu dan perbulan hanya Rp.100 Ribu, customer sudah bisa menikmati fitur unlimited ini dengan puas, kuota 2 GB dan kecepatan 384 Kbps, jika sudah melebih batas threshold, kecepatan akan kembali ke 64 Kbps, jelas GM Regional Sumatera Sri Priyo Hutomo.

Sri Priyo Hutomo mengatakan Program ini juga merupakan salah satu bentuk apresiasi serta retension program terhadap customer IM2, Khususnya untuk customer yang selama ini memiliki Usim Card IM2 yang berada dalam masa tenggang atau dalam masa expired, dikarenakan mereka dapat menukarkan USIM Card tersebut dengan Kartu perdana Broom 100, dan mendapatkan discount 20% dari harga normalnya.

“Selain fitur Unlimited Broom100, pelanggan juga bisa menikmati berselancar secara cepat di dunia maya dengan fitur Classic Broom100. Pelanggan sudah dapatkan quota perdana 200 MB, kecepatan browsing hingga 3.6 Mbps dengan tarif Rp0.5/Kb. Dan, juga bisa Isi ulang dengan nominal yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan,” tegasnya.

Dia menambahkan, di fitur unlimited masa aktif kartu yaitu 1 bulan, dan masa tenggangnya 90 hari. Sedangkan masa aktif fitur Classic hanya menyesuaikan dengan nominal isi ulang yang anda lakukan, masa tenggangnya berlaku 180 hari.

"Selain itu anda juga bisa menikmati browsing ngebut dengan Fitur Turbo Speed dari IM2," tambahnya.


IM2 Sambut HUT KOTA Medan ke-421

Karyawan PT Indosat Mega Media (IM2), penyedia jasa internet dan multimedia terkemuka di Indonesia berpakai kebayak dalam melayani konsumen menyambut HUT KOTA Medan ke-421. Kegiatan ini merupakan partisipasi dan turut memeriahkan perayaan HUT KOTA MEDAN. (Darwinsyah)

Selasa, 21 Juni 2011

PGN Serahkan Bantuan korban Gempa Taput

Medan PGN merupakan BUMN dan perusahaan publik yang terkemuka di bidang transmisi dan distribusi gas bumi di Indonesia dengan lebih dari 5,600 km pipa transmisi dan distribusi. PGN memiliki dan mengoperasikan, secara langsung maupun tidak langsung, pipa transmisi sepanjang lebih dari 2100 km yang menghubungkan Sumatera dengan Batam, Singapura dan Jawa. Jaringan distribusi PGN terdapat di kota-kota utama dan pusat industri di wilayah Sumatera Utara, Riau, Batam, Sumatera Selatan, Banten, Jawa Barat dan Jawa Timur memberikan bantuan korban gempa di Tapanuli Utara (Taput) sebagai wujud kepedulian PT PGN terhadap korban gempa tersebut.
Menurut General Manager PT.PGN (Persero) SBU III Sumbagut, Cahyo Triyogo disela pelepasan Tim Sukarelawan PGN yang dilaksanakan pada tanggal 21 di kantor Operasional Area Medan Glugur Kota mengatakan, PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk SBU III Sumbagut , pada hari ini menyalurkan Bantuan Korban Gempa Tarutung Tapanuli Utara. Penyerahan bantuan tersebut dilakukan secara langsung oleh Tim Sukarelawan PT.PGN kepada korban Gempa di 3 (tiga) lokasi yaitu Desa Pahae Jae, Desa Purba Tua, Desa Simagarimbun.
Dia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian PT.PGN terhadap korban Gempa Bumi yang terjadi di Tapanuli Utara sejak Sabtu lalu hingga Minggu, beberapa gempa susulan yang terjadi yang mengakibatkan bertambahnya jumlah bangunan yang hancur dan korban bertambah. Pada kesempatan tersebut PGN menyerahkan sejumlah batuan berupa selimut, Susu Balita, Indomie,Sikat Gigi, Sarung, Handuk, Tikar, Beras dan Air Mineral paket tersebut senilai Rp. 50 juta rupiah.
Bantuan Perbaikan Sekolah dan Rumah Ibadah senilai Rp25 juta rupiah bahwa bantuan ini adalah bentuk kepedulian PGN terhadap Bencana Alam adalah didasarkan oleh kepedulian terhadap sesama yang utamanya bantuan ini diperuntukkan kepada para korban Bencana Balita dan Usia Lanjut.
Dia menambahkan, berdasarkan data rumah yang rusak dan miring akibat guncangan gempa sebelumnya, sekarang bertambah parah hingga mengakibatkan sejumlah warga lebih memilih untuk berdiam di tenda pengungsi yang dikoordinir Badan Penanggulangan Bencana Daerah Taput bersama sejumlah instansi terkait lainnya. Rumah rusak bertambah 1.941 Rumah warga yang rusak akibat gempa bumi berkekuatan 5,5 skala Richter yang mengguncang sejumlah kecamatan di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, hingga kini jumlahnya bertambah menjadi 1.941 rumah. Sebelumnya hanya 846 rumah, dan sampai saat ini tercatat bertambah menjadi 1.941 rumah warga yang rusak akibat gempa itu.
“PGN sangat peduli terhadap korban gempa dan sebagai wujud kepedulian terhadap saudara-saudara kita yang terkena korban gempa serta dapat membangkitkan rasa kemanusiaan terhadap sesama,” tambahnya.

Klik link berita: http://obrolanbisnis.com/pgn-kirim-bantuan-bagi-korban-gempa-taput/

*Pameran IT Komimfo 2011
IM2 Fasilitasi Jaringan Internet Gratis Kepada Masyarakat

Teks foto: Foto bersama General Manager IM2 Regional Sumatra, Sri Priyo Hutomo dengan Medan, Drs H Rahudman Harahap, MM ketika mengunjungi stan IM2 Indosat dalam pameran IT Dinas Kominfo Kota Medan dalam rangka hari jadi kota Medan ke-421 tahun 2011 di halaman Kantor Dinas Kominfo Medan Jalan Sidorukun no 35 Medan. Selasa (21/6) tadi sore (Darwinsyah Purba).

Medan (Selasa 21 Juni 2011) PT Indosat Mega Media (IM2), penyedia jasa internet dan multimedia terkemuka di Indonesia, bekerjasama dengan APKOMINDO Medan dalam rangka Peringatan Hari Jadi Kota Medan ke 421 ini turut berperan aktif dalam PAMERAN IT yang digagas dan dilaksanakan di depan Kantor Dinas Kominfo Kota Medan. Pameran ini berlangsung dari tanggal 21-25 Juni 2011 yang dimulai setiap jam 16:00 sd 22:00 yang menampilkan kemajuan khususnya dibidang IT dan Telekomunikasi disupport oleh beberapa kalangan industri terkait.
Dalam sambutannya Walikota Medan, Drs H Rahudman Harahap, MM mengatakan pelaksanaan pameran ini sangat strategis dengan mengangkat thema " Melalui peringatan hari jadi ke-421 Kota Medan kita dorong percepatan dan perluasan pembangunan guna mewujudkan Kota Medan yang berdaya saing, nyaman dan peduli sejahtera.
"Mengedepankan IT untuk menyerap aspirasi dan untuk mempercepatnya pembangunan kota Medan kedepannya," katanya.
Diharapkan, dapat memberikan dorongan agar percepatan informasi di mana dalam waktu dekat ada 5 SKPD dapat melakukan rapat. Dan, pameran IT tidak saja berdampak positip namun akan berdampak negatif dengan adanya pameran ini dapat membantu masyarakat pelajar dan PNS dalam memenuhi perangkat media internet bagi masyarakat di kota Medan.
"Mari kita sama-sama awasi perkembangan internet menuju kota Medan yang lebih baik, akuntabel dan religius dengan melakukan sinergisitas atas kemajuan internet yang disesuaikan dengan perkembangan oleh sebab itu pameran ini sebagai sarana hiburan dan pusat rekreasi bagi masyarakat," ungkapnya.
Dalam laporannya Kadis Kominfo Medan, Zulkifli Sitepu, MM mengatakan kegiatan ini merupakan dalam menyukseskan hari jadi kota Medan ke-421 di mana berbagai macam kegiatan diselenggarakan dengan peserta pameran IT 2011 dimeriahkan sebanyak 17 stan stakeholder, jasa internet dan komunitas internet di materi pameran akan menampilkan pameran produk-produk IT, selain itu pihaknya melakukan perlombaan untuk tingakt SMP yaitu sebanyak 16 sekolah dan untuk SMU/SMK sebanyak 21 sekolah dalam lomba web design serta malam hiburan rakyat bagi masyarakat.
"Pameran IT seperti komputer, notebook, Ipad, in focus, kamera dan pemakaian internet gratis di mana acara dapat terselenggara atas kerja sama IM2 sebagai jasa internet," ungkapnya.
Menanggapi hal tersebut, General Manager IM2 Regional Sumatra, Sri Priyo Hutomo disela-sela pameran stan IM2 mengatakan, pihak IM2 sebagai jasa internet mencoba mengedukasi masyarakat terutama kalangan pelajar oleh sebab itu, Im2 memfasilitasi internetan gratis kepada masyarakat dalam pameran IT yang diselenggarakan Dinas Kominfo Kota Medan.
“Selain memberikan Koneksi Internet Gratis selama berlangsungnya Pameran IT ini, IM2 bersama dengan APKOMINDO Kota Medan turut berperan serta dalam mensukseskan Pembukaan Pameran yang resminya dibuka oleh Bapak Walikota Medan didampingi dengan Bapak Kepala Dinas Kominfo. IM2 memberikan kemudahan untuk koordinasi antar Dinas dalam wujud Implementasi Video Conference yang dalam hal ini menghubungkan Dinas Kominfo di Sidorukun, Dinas Kesehatan di Petisah, dan Kantor Kecamatan Medan Labuhan. Hal ini sedikit banyak ingin menyampaikan bahwa selain IM2 mempunyai Layanan Mobile Broadband yang sudah banyak dikenal masyarakat, IM2 juga mempunyai Layanan Produk Corporate yang digunakan baik untuk Internet Layanan SOHO, ataupun Perkantoran. Bahkan di Sumatera ini khususnya Kota Medan, IM2 mempunyai Layanan Mobile VSAT yang sering dipergunakan juga untuk mensupport kebutuhan Internet Corporate untuk keperluan On Demand baik dari sisi lokasi ataupun dari besaran bandwidth sesuai dengan yang diinginkan calon Pelanggan. Beberapa Dinas sudah beberapa kali menggunakan Media ini untuk mensupport beberapa acara seperti Seminar ataupun E-Procurement” papar Sri Priyo Hutomo, General Manager Regional Sumatera dalam acara tersebut.

IM2 Mobile VSAT sudah beberapa kali juga dipergunakan untuk Corporate Social Responsibility dari IM2 khususnya untuk Media Center dibeberapa wilayah bencana, misalkan tahun 2006-2008 dengan Gempa di Yogya dan Pandanaran, sementara untuk wilayah Sumatera turut berperan dalam pemberian Media Center Gratis saat gempa bumi di Sinabung-Kaban jahe dan di Padang tahun 2009-2010 lalu. Kebutuhan Corporate berbasis Internet ataupun IP VPN sangat memungkinkan untuk disupport oleh IM2 dalam hal ini, berapapun kapasitas bandwidth yang dikehendaki oleh Pelanggan.
“ Pada Pameran IT Expo ini, IM2 memberikan kepada Khalayak baik disekitar Pameran ataupun dari Kunjungan beberapa pegawai dari Dinas kesempatan untuk mendapatkan Promo Produk Broadband Internet baik Starter Pack Broom IM2, termasuk beberapa Bundling Baik dengan Modem ataupun dengan Tablet PC dengan menggandeng beberapa Dealer. Jadi silakan bisa dimanfaatkan kesempatan ini untuk mendapatkan Paket Efisien dari IM2 dengan Produk yang berkualitas “ promosi Kumara Guswan, Marketing Regional Sumatera di lokasi acara.
“ Jadi bisa dikatakan disini IM2 adalah One Stop Solution Partner yang berkualitas dan multi produk baik Retail ataupun Corporate dengan sasaran market yang beragam dan tentunya harga yang reasonable. Jangan ragu percayakan kebutuhan internet anda pada IM2 “ imbuh Hutomo mengakhiri wawancara.
Dalam acara pembukaan yang dibuka oleh Walikota Medan di mana Walikota Medan mengadakan video teleconference dengan Dinkes Kota Medan dan Camat Medan Labuhan serta tokoh masyarakat. Selain, dihadiri dalam acara tersebut Walikota Medan, Drs H Rahudman Harahap, MM, Wakil Walikota Medan, Drs Dzulmi Eldin, S.Msi, Ketua DPRD Medan, Kadis Pariwisata Medan dan unsur Muspida, Kepala SKPD, mitra-mitra kerja Dinas Kominfo Pemprovsu Camat serta lurah.

Senin, 13 Juni 2011

IM2 Raih Penghargaan Corporate Image Award 2011
*IM2 Berikan Reputasi yang Baik Bagi Perusahaan
Direktur Utama IM2, Indar Atmanto dan Head of Secretary IM2, Andri Aslan menerima penghargaan Corporate Image Award 2011. Penghargaan tersebut diberikan oleh Bloomberg Businessweek Magazine dan lembaga riset pemasaran Frontier Consulting kepada perusahaan-perusahaan yang dinilai memiliki reputasi yang baik di masyarakat.

Jakarta PT Indosat Mega Media (IM2), penyedia jasa internet dan multimedia terkemuka di Indonesia, mendapat penghargaan ‘Corporate Image Award’ 2011. Penghargaan tersebut diberikan oleh Bloomberg Businessweek Magazine dan lembaga riset pemasaran Frontier Consulting kepada perusahaan-perusahaan yang dinilai memiliki reputasi yang baik di masyarakat.
Menurut Direktur Utama PT. Indosat Mega Media (IM2), Indar Atmanto mengatakan IM2 mendapatkan penghargaan sebagai perusahaan dengan reputasi terbaik di industri penyedia internet dan multimedia. Penghargaan tersebut diberikan setelah melalui proses survey yang dilakukan oleh divisi riset Frontier Consulting kepada 2.480 responden yang terdiri dari kalangan wartawan, investor, eksekutif jajaran menengah ke atas, dan masyarakat umum. Secara random Frontier Consulting memilih responden dari kalangan wartawan, investor dan eksekutif jajaran menengah ke atas.
“Sementara untuk responden masyarakat umum, Frontier Consulting memilih responden dengan pengeluaran melebihi Rp5 juta per bulan atau masyarakat dengan SES A+.,” jelasnya.
Indar Atmanto menegaskan, data survey kemudian dinilai dengan mempertimbangkan 10 kriteria reputasi yang mewakili aspek kualitas, kinerja, tingkat respons dan daya tarik perusahaan. Hasilnya menunjukkan bahwa IM2 memiliki total nilai ‘Corporate Image’ (citra perusahaan) yang paling tinggi dibanding perusahaan-perusahaan penyedia jasa internet lainnya di Indonesia.
“IM2 sangat memahami bahwa untuk mendapatkan tempat di hati masyarakat sehingga membentuk reputasi yang baik merupakan hasil kerjasama seluruh tim di IM2 dalam menghadirkan produk dan layanan berkualitas. IM2 akan menjaga reputasi baik yang diperolehnya dengan terus menghadirkan inovasi produk yang memenuhi kebutuhan masyarakat dan layanan yang memuaskan bagi pelanggan,” ujarnya.
Indar Atmanto menambahkan, Corporate Image Award sebelumnya dikenal dengan nama the Indonesia’s Most Admired Companies yang diberikan kepada perusahaan-perusahaan yang memiliki reputasi yang baik di setiap industri. Bagi IM2, selain sebagai parameter kepercayaan masyarakat terhadap IM2, penghargaan Corporate Image Award juga memberikan kebanggan dan prestasi tersendiri bagi seluruh tim IM2. Penghargaan ini menambah panjang daftar penghargaan yang pernah diterima IM2 sebelumnya antara lain penghargaan Indonesia Contact Center Association (ICCA), penghargaan Center for Customer Satisfaction and Loyalty (CCSL) dan penghargaan ‘The Best Call Center Award’ untuk kategori penyedia jasa internet yang didapatkan IM2 setiap tahun.
“Tidak hanya penghargaan dari masyarakat Indonesia. IM2 membuat harum nama Indonesia di kancah internasional dengan menorehkan prestasi sebagai Most Innovative Wireless Broadband Company pada forum Wireless Broadband Inovation Award, ajang bergengsi yang diselenggarakan oleh perkumpulan pelaku industri wireless broadband di dunia. IM2 terpilih berkat produk broadband prabayar Broom Unlimited yang merupakan produk broadband prabayar pertama di dunia,” tambahnya.

Link news:
http://www.sumutonline.com/2011/06/im2-raih-penghargaan-corporate-image-award-2011/
http://medan.tribunnews.com/2011/06/14/im2-berikan-reputasi-yang-baik-bagi-perusahaan
http://obrolanbisnis.com/im2-raih-penghargaan-corporate-image-award-2011/
http://medan.tribunnews.com/2011/06/14/im2-raih-penghargaan-corporate-image-award-2011

http://dnaberita.com/Economy-detail.php?id=2502

Jumat, 06 Mei 2011

IPJI Sumut Kutuk Pengrusakan Kantor SKH Orbit

Medan Ikatana Penulis dan Jurnalis Indonesia Sumatera Utara (IPJI-Sumut) mengutuk keras pengerusakan kantor Suratkabar Harian Orbit Medan di Jalan Amir Hamzah yang terjadi sekira pukul 23.00 WIB kemarin malam oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) di mana telah merusak peralatan kantor dan menganiaya ketiga karyawannya. Hal tersebut dikatakan, Ketua Ikatan Penulis & Jurnalistik Indonesia (IPJI) Sumut, Darwinsyah Purba, S.Sos didampingi Wakil Ketua I, Mhd Agus Utama, S.Sos dalam siaran persnya hari ini.
Dia menyatakan sikap keras para pelaku pengerusakan dan teror yang dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab kepada sejumlah media cetak di kota Medan. "IPJI Sumut mengutuk keras pelaku pengerusakan dan meminta kepada Kapolresta Medan dan Kapoldasu mengusut tuntas siapa dalang dibalik ini semuanya. Situasi ini menunjukkan kota Medan sudah tidak kondusif lagi, bayangkan saja kantor suratkabar dirusak oleh OTK? Hal ini sudah mengancam kebebasan pers saat ini dan bagaimana kinerja pihak kepolisian saat ini," tegasnya.
Dia menegaskan, kejadian ini menunjukkan lemahnya sistem pengamanan pihak aparat kepolisian saat ini. Padahal pekerja media massa memiliki perlindungan yang dilindungi oleh payung hukum NKRI. Jika, masalah tidak segera diusut tuntas sampai akar-akarnya akan menjadi sebuah bola salju yang semakin besar bagi keamanan dan ketertiban kota ini.
"Kebebasan pers saat sudah dipasung oleh sejumah premanisme di kota ini. Jika dalang pelaku tidak dapat ditangkap dan diadili berarti hukum dinegeri ini berarti sudah lama mati," ungkapnya.
Dia menambahkan, tersangka pengrusakan kantor SKH Orbit dapat dijerat oleh Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) dan UU nomor 40 tahun 1999 tentang pers oleh sebab itu IPJI Sumut mendesak agar kasus ini segera usut tuntas karena kebebasan pers sudah terancam dan teraniaya oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.
"Kepada teman-teman organisasi se-profesi. Mari merapatkan barisan untuk bersatu mengutuk tindakan anarkis ini. Dan, peristiwa ini merupakan tantang bagi insan pers serta pihak kepolisian," tegasnya.
IPJI Sumut tidak ingin peristiwa keji terjadi lagi dikemudian hari. Apalagi, para era reformasi di mana pers dibenarkan menerbitkan sebuah berita sesuai dengan fakta yang ada. Dan, bagi oknum tersebut dapat mengklarifikasi melalui hak jawab sesuai dengan UU pers yang berlaku.
"Setiap orang mempunyai hak jawab jika pemberitaan tidak sesuai dengan fakta bukannya dengan cara premanisme seperti. Kita negara hukum bukan negara preman?," tambahnya.

Link berita lainnya di situs:
http://www.medanposonline.com/2011/05/ipji-sumut-kutuk-pengerusakan-kantor-
skh-orbit/
http://obrolanbisnis.com/ipji-kutuk-pengerusakan-kantor-skh-orbit/
http://beritasumut.com/index.php?option=com_content&view=article&id=3698%3Aipji-sumut-kutuk-perusakan-kantor-harian-orbit&catid=36%3Ahukum-a-kriminal&Itemid=77
http://beritasumut.com/index.php?option=com_content&view=article&id=3698%3Aipji-sumut-kutuk-perusakan-kantor-harian-orbit&catid=36%3Ahukum-a-kriminal&Itemid=77


Minggu, 17 April 2011

*Audiensi IPJI Sumut
Harus Jujur dan Amanah Jalankan Kegiatan JurnalistikTeks Foto:Pengurus IPJI Sumut dengan Ir Sutan Batoegana, MM, Ketua IPJI Sumut, Darwinsyah Purba,S.Sos, Wakil Ketua I, Agus Utama, S.Sos, Bendahara, Leni Lidiawati,S.Sos dan Ketua Panitia Pelantikan, Syamsul Fikrie Pohan, ST. Didampingi juga unsur Dewan Penasehat, Agus Niwar saat diabadikan di Hotel JW Marriot, Medan, Minggu (17/4).

Medan - Dewan Pimpinan Wilayah Pengurus Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (IPJI) Sumatera Utara terus melakukan audiensi dan silahturahmi dengan tokoh-tokoh dan elemen pemerintahan. Termasuk ke seorang Anggota Komisi VII DPR RI , Ir Sutan Bhatoegana, MM, di Hotel JW Marriott Medan Minggu (17/4) pagi tadi.
Dalam pertemuan tersebut, dihadiri oleh Dewan Penasehat, Agus Niwar, Ketua IPJI Sumut, Darwinsyah Purba,S.Sos, Wakil Ketua I, Agus Utama, S.Sos, Bendahara, Leni Lidiawati,S.Sos dan Ketua Panitia Pelantikan, Syamsul Fikrie Pohan, ST.
Sutan Bathoegana menyambut baik kehadiran IPJI di Sumut sebagai wadah organisasi ini merupakan organisasi pers yang akan dapat membangun provinsi Sumut menjadi lebih baik.
"Pers dalam melakukan tugas-tugas jurnalistik harus jujur dan amanah dalam menjalankan tugas mulianya sebagai seorang wartawan dalam pemberitaannya, harus coverbothside dan melakukan cek and ricek agar pemberitaan di baca memiliki nilai-nilai positif bagi masyarakat luas," paparnya.
Dia menambahkan, wartawan memiliki kekuatan yang sangat besar siapa yang menguasai informasi dan seorang wartawan idealisme penting namun tetap harus dapat memilah-milahnya agar diri tidak terjebak di lingkaran kemunafikan. "Orang-orang yang jujur selalu mendapatkan lindunga tuhan SWT di dalam kehidupannya," tambahnya.
Dia mengatakan, seorang wartawan selain menjalankan fungsi pers di dalam kehidupan bermasyarakat harus memiliki moralitas yang tinggi dalam menjunjung tinggi kejujuran seperti perekrutan pekerja di Jepang harus memiliki 3 kritteria yaitu attitude (moral) 90%, skill (kemampuan) 5% dan knowledge (pengetahuan) 5%. Di mana moralitas merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan di bidang apapun dan jika, menjadi seorang wartawan wajib memiliki moral yang baik dalam kegiatan jurnalistik.
Menanggapi hal tersebut, Ketua IPJI Sumut, Darwinsyah Purba, S.Sos kegiatan audiensi ini dalam rangka untuk mensinergikan program kerja dan langkah kedepannya dalam mengembangkan IPJI di Sumut. IPJI sebelumnya belum dikenal di Sumut padahal sejak tahun 2007 kiprah sudah ada.
"Berjalan seiringnya waktu bersama-sama rekan se-profesi penulis dan wartawan dengan motto 'Mari membangun kebersamaan dalam rangka membangun Sumut yang lebih baik' kita hadir sebagai organisasi kontrol sosial dengan tidak membeda-bedakan suku, agama, golongan dan RAS yang ada," ungkapnya.
Dia menjelaskan dengan paradigma baru ini IPJI Sumut dapat bangkit sebagai wadah penulis dan jurnalis tanpa harus membeda-bedakan satu sama lainnya. Dan, berkarya sesuai dengan fungsi persnya yaitu to educate (pendidikan), social control (kontrol sosial) dan sebagai lembaga yang independen tanpa ada rekayasa serta kepentingan kelompok mana pun dalam membangun bangsa ini.
"IPJI Sumut adalah sebuah organisasi yang menjunjung tinggi kebersamaan dan kekeluarga serta berlandasan pancasila. Dengan semangat inilah kita akan tumbuh sebagai wadah kewartawanan yang mematuhi supremasi hukum dan membangun citra wartawan yang lebih profesional," paparnya.
Akhirnya, Ir Sutan Bhatoegana yang bersedia menjadi Anggota Dewan Kehormatan DPW IPJI Sumut mengharapkan, agar insan pers menjunjung tinggi asas-asas moral yang berbudi sebagai penyebar berita kepada masyarakat guna menjalankan fungsinya sebagai Social Control.

IPJI Sumut Diharapkan Menjadi Angin Sejuk Bagi Insan Pers

Medan Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (IPJI) Sumatera Utara terus melakukan audiensi dan silahturahmi ke sejumlah tokoh-tokoh masyarakat di Kota Medan dalam rangka untuk mensinergikan program kerja dan langkah kedepannya dalam mengembangkan IPJI di Sumut.
Demikian dikatakan Ketua IPJI Sumut, Darwinsyah Purba, S.Sos didampingi Wakil Ketua I, Mhd Agus Utama, S.Sos kepada wartawan Sabtu (7/5), dalam pertemuan dengan Anggota Dewan Penasehat IPJI Sumut di Hitel Darma Deli Medan. Darwinsyah menjelaskan Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia menyadari kepentingan bangsa yang diwujudkan dengan keragaman sosial, norma adat dan norma agama dalam menjalankan tugas, fungsi, dan perananya.
“Dengan kepengurusan baru ini, IPJI Sumut akan bangkit sebagai wadah penulis dan jurnalis tanpa harus membeda-bedakan satu sama lainnya. Berkarya sesuai dengan fungsi persnya yaitu to educate (pendidikan), social control (kontrol sosial) dan sebagai lembaga yang independen tanpa ada rekayasa serta kepentingan kelompok mana pun dalam membangun bangsa ini.
Berkarya sesuai dengan fungsi persnya yaitu to educate (pendidikan), social control (kontrol sosial) dan sebagai lembaga yang independen tanpa ada rekayasa serta kepentingan kelompok mana pun dalam membangun Sumut yang lebih baik.
"Dengan Paradigma baru IPJI Sumut sangat menjunjung tinggi kebersamaan dan kekeluarga serta berlandasan pancasila. Dengan semangat inilah kita akan tumbuh sebagai wadah kewartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalistik dan supremasi hukum untuk membangun citra wartawan yang lebih profesional," paparnya.
Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia mempunyai Hak dan kewajiban untuk tetap menghormati Hak Asasi setiap orang, oleh sebab itu IPJI dituntut lebih objektif dan mandiri terbuka terbuka untuk semua golongan dalam mengontrol maupun dikontrol oleh masyarakaat.
Untuk menjamin dalam memberikan dan menerima Informasi kepada masyarakat luas yang akurat, tajam, dan terpercaya, Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia memerlukan landasan moral dan etika sebagai Organisasi profesi untuk dijadikan pedoman operasional dalam menciptakan kepercayaan publik, meneggakan integritas dan profesionalisme.
Anggota Dewan Penasehat IPJI Sumut, Edwar Silaen, ST mengutarakan, lembaga pers yang memiliki fungsi sebagai kontrol sosial dalam menjalankannya baik bagi pemerintah maupun dalam kehidupan bermasyarakat, harus memiliki etika yang baik pula. Sehingga harus dituntut porfesional dan memegang teguh kode etik jurnalistik. Kuncinya konfirmasi, karena seorang wartawan hanya memberikan sebuah informasi kepada masyarakat.
Dalam konteksnya, sambung Edward, IPJI Sumut harus berada pada level menengah keatas, dalam arti lebih bertanggungjawab. Wadah ini jangan semata-mata hanya untuk gagah-gagahan, ataupun menakut-nakuti. Tetapi lebih kepada membangun komunikasi timbal balik.
IPJI Sumut harus menjunjung tinggi etika moral, berwawasan luas dan fleksibel dalam menanggapi permasalahan. "Apapun yang menjadi sorotan nantinya, hendaknya dikupas dengan lebih santun dan beretika, sehingga pihak-pihak terkait di dalamnya tidak merasa dicemarkan nama baiknya," jelasnya.
"Kita mengharapkan kehadiran IPJI Sumut yang akan dikukuhkan dalam waktu dekat, bisa menjadi angin sejuk bagi insan pers, para penulis, kiranya dapat mengembangkan komunikasi antar lembaga dalam masyarakat serta selalu menyauarakan kebenaran. Setidaknya kesejukan yang akan tercipta dari citra positif IPJI Sumut sebagai lembaga kontrol sosial," papar Edward lagi.
IPJI Sumut adalah sebuah organisasi yang yang merupakan wadah bagi para penulis dan sekaligus jurnalis yang menjunjung tinggi kebersamaan dan kekeluarga serta berlandasan Pancasila. Dengan semangat inilah IPJI diharapkan tumbuh sebagai wadah penulis dan kewartawan yang mematuhi supremasi hukum dan membangun citra jurnalis yang lebih profesional.
IPJI Sumut akan bersama-sama dengan organisasi kewartawanan lainnya akan bersinergi untuk membangun paradigma baru dalam membangun Sumut menuju perubahan yang lebih baik. Oleh sebab itu, IPJI Sumut akan segera mengukuhkan susunan kepengurusan yang baru dan semangat baru agar dapat bersama-sama dapat membangun citra Sumut menjadi lebih baik, sesuai cita-cita seluruh masyarakat.
Dalam pertemuan itu, dihadiri oleh Anggota Dewan Penasehat IPJI Sumut, Edwar Silaen, ST dan kepengurusan IPJI Sumut, Darwinsyah S.Sos sebagai Ketua, Wakil Ketua I, Mhd Agus Utama, Wakil Ketua Haslan Tambunan dan Bendahara Leni Lediawati, S.Sos.

Minggu, 10 April 2011



Pembangunan Hermes Palace Polonia Sarat Penyimpangan

Medan Pasca banjir besar yang terjadi sekira pukul 04.00 WIB dinihari Jumat (1/3) yang lalu hampir menenggelamkan Kelurahan Medan Polonia terutama di Jalan Mongonsidi sekitarnya. Walikota Medan akan segera memeriksa dan mengevaluasi pembangunan Hermes Palace Hotel yang diduga sarat penyimpangan. Hal tersebut dikatakan, Walikota Medan, Drs Rahudman Harahap di Balaikota Medan tadi pagi.
Dia mengatakan, akan segera mengevaluasi perizinan hotel tersebut nantinya dari pemeriksaan berkas itu akan diambil langkah-langkahnya. Pihaknya, saat ini akan memeriksa dulu berkas-berkas setelah itu baru dapat menyimpulkan tindakan apa yang akan diberikan kepada pemiliknya.
"Sejauh ini, belum mengetahui jika mereka melakukan perubahan arus air sungai. Kami, belum melihat jadi belum bisa kami pastikan apakah mereka melakukan perubahan arus atau menimbun sungai. Nanti, akan akan ditinjau langsung apabila terbukti akan ada tindakan," tegasnya.
Dia mengungkapkan, bangunan Hermes Palace Polonia dinilai sarat penyimpangan karena berdiri di atas aliran kanal (anak sungai) sehingga mempersempit aliran air.
Pantauan dilapangan bahwa telah terjadi penyimpangan pembangunan Hermes Palace Polonia karena telah mendirikan bangunan di atas kanal di duga hal ini yang mengakibatkan alur air di Jalan Karya Bersama, Karya Sehati, Karya Utama terutama di gang. D, gang. A dan gang.B terkena dampak banjir cukup besar. Dan, informasi yang dikumpulkan dilapangan selama 30 tahun sebelum adanya pembangunan ini tidak pernah terjadi banjir besar seperti ini.

IPJI Sumut Desak Walikota Medan Segera Evaluasi Izin Hermes Palace Polonia

Medan Pasca banjir besar yang terjadi sekira pukul 04.00 WIB dinihari Jumat (1/3) yang lalu di mana telah melanda Medan Polonia terutama Jalan Mongonsidi yang disinyalir disebabkan pembangunan Hermes Palace Polonia karena sarat malakukan penyimpangan.
Menurut, Ketua IPJI (Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia) Sumut, Darwinsyah Purba, S.Sos didampingi Wakil Ketua I, Agus Utama, S.Sos mengatakan, selama 30 tahun di kawasan ini apabila terjadi hujan lebat sekalipun tidak akan terjadi banjir sebesar kemarin. Namun, Jumat (1/4) dinihari hal tersebut terjadi dan hal ini harus menjadi perhatian bagi Walikota Medan untuk segera melakukan evaluasi terhadap pembangunan pusat perbelanjaan dan sarana rekreasi, Hermes Palace Polonia di Jalan Mongonsidi.
"Pembangunan Hermes Palace Polonia sarat penyimpangan di mana bangunan berdiri telah menutup kanal air untuk menyeberangi jalan Mongonsidi ke arah perumahan Jalan Mas Dullhak yang di duga salah penyebab banjir tersebut. Oleh sebab itu, segera evaluasi SIMB dan bila perlu cabut izinya," ungkapnya.
Dia menambahkan, pihaknya sangat prihatin dengan kondisi ini di mana begitu banyak kerugian yang ditanggung warga setempat terhadap dampak yang diakibatkan dari banjir tersebut. "Seharusnya Pemko Medan dalam hal ini Dinas Bina Marga dan Dinas TRTB sebelum memberikan SIMB itu harus melakukan survei dan penelitian terlebihi dahulu ke lapangan agar penyimpangan seperti ini tidak terjadi?," paparnya.
Dia menambahkan, jika terjadi kesalahan dalam proses pembangunannya Walikota Medan harus dapat memberikan sanksi kepada pihak pengembang dan dapat menidak tegas berdasarkan prosedur yang berlaku agar tatanan kota Medan dapat tertata lebih baik lagi.
"Kami minta segera Walikota Medan melakukan investigasi dan meninjau langsung ke lokasi pembangunan Hermes Palace Polonia agar kejadian yang merugikan rakyat ini tidak terulang lagi. Dan, memberikan mampu memberikan teguran maupun sanksi atas kelalaian mereka tersebut," tegasnya.
Hasil investigasi IPJI Sumut dari kejadian banjir pasca banjir besar dilapangan pembangunan Hermes Palace Polonia ini ternyata mendirikan bangunan di atas kanal (anak sungai) di mana tempat air yang mengalir menyeberangi jalan Mongonsidi ke arah perumahan Jalan Mas Dullhak tertutup sehingga terjadi penyempitan lalu-lintas air sehingga air tidak dapat mengalir sebagaimana mestinya. Disinyalir banjir yang terjadi diakibatkan dari penutupan kanal dan hingga berita diterbitkan pembangunan terus berlanjut siang dan malam tanpa ada pengawasan dari pihak Pemko Medan.
Dia menegaskan lagi, untuk itu pihak Pemko Medan harus membentuk tim atau pansus untuk melakukan penyelidikkan ke lokasi pembangunan Hermes Palace Polonia dalam mencari kebenaran apakah berdirinya bangunan ini menyimpang dari ketentuan SIMB-nya karena pembangunan saat ini sudah mencapai 30 persen. Jadi, kepada Walikota Medan untuk tegas dan bijaksana dalam mencari solusinya.
"Kalau memang bermasalah tolong dihentikan pembangunnanya dan segera dicabut izinnya. Jika, tidak maka Walikota kota Medan segera mencarikan solusi agar dalam hal ini tidak ada yang dirugikan," tambahnya.

Hermes Palace Polonia Penyebab Banjir di Mongonsidi

Medan Banjir besar yang terjadi sekira pukul 04.00 WIB dinihari Jumat (1/3) yang lalu di kawasan Medan Polonia seperti di Jalan Karya Bersama, Karya Sehati, Karya Utama terutama di Simpang Mongonsidi disebabkan pembangunan Hermes Palace Polonia Medan yang telah menutup kanal (anak sungai) aliran sungai kecil itu lurus menyeberangi jalan Mongonsidi ke arah perumahan Jalan Mas Dullhak tersebut.
Akibat banjir besar ini kerugian masyarakat mencapai ratusan juta rupiah di mana infarstruktur seperti aspal yang rusak, rumah-rumah penduduk sebagian besar banyak yang rusak, peralatan dan perabotannya habis terendam serta lalu lintas sempat lumpuh seharian ternyata dikarenakan pembangunan Hermes Palace Hotel di mana aliran parit besar di gang.A ditutup karena pembangunan tersebut.
Ainun salah seorang warga gang. D lingkungan I Kelurahan Medan Polonia daerah yang paling parah terkena dampak banjir dan bersebelahan dengan pembangunan Hermes Palace Hotel mengatakan, saat air merendam daerahnya di mana air mencapai dada orang dewasa dan kita sekeluarga sempat mengungsi seharian ke tempat keluarga.
"Biasa apabila hujan sederas apapun daerah kami tidak pernah terkena dampak banjir sehebat ini. Warga setempat menduga karena parit besar ditutup oleh Hermes Palace Hotel yang berada di gang.A tersebut," katanya.
Hal senada dikatakan, Parno salah seorang penduduk lainnya menegaskan memang pasca pembangunan hotel tersebut warga merasa resah dan sangat berisik di mana pengerjaan pembangunannya berlangsung hingga larut malam.
"Selama saya tinggal di sini, mau hujan badai dan kota Medan di mana-mana banjir di kawasan ini tidak pernah terendam banjir sebesar ini. Hal ini, diduga penutupan kanal pembangunan Hermes Palace Polonia. Disinyalir merekalah penyebabnya karena telah menutup aliran sungai kecil itu lurus menyeberangi jalan Mongonsidi ke arah perumahan Jalan Mas Dullhak sehingga terjadi penyempitan alur air," ungkapnya.
Dia menambahkan, atas nama warga meminta kepada Walikota Medan untuk menindak tegas dan menindaklanjuti konsep pembangunan Hermes Palace Polonia yang memang sarat penyimpangan. Dan, melakukan evaluasi dengan meneliti lebih teliti pembanguannya karena dikemudian hari mungkin banjir lebih besar lagi menghamtam kawasan ini.
"Segera tindak tegas pengembang pembangunan Hermes Palace Polonia jangan sampai warga setempat bertindak atas nama rakyat. Kalau bisa cabut izinnya jika memang disinyalir penyebab banjir besar kemarin. Kita sangat was-was akan terjadi banjir yang lebih besar dalam hal ini siapa yang dirugikan? kan warga setempat?," cetusnya.

DPRD Medan Desak Cabut Izin Hermes Palace Polonia

Medan Pasca banjir besar yang terjadi sekira pukul 04.00 WIB dinihari Jumat (1/3) yang lalu di kawasan Kelurahan Medan Polonia terutama di kawasan Mongonsidi yang diduga karena pembangunan di mana bangunan ini berdiri di atas kanal (anak sungai) Hermes Palace Polonia Medan.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Komisi D DPRD Medan, CP Nainggolan mengatakan, untuk itu unsur pimpinan komisi D mendesak Pemerintah Kota (Pemko) Medan mencabut izin pembangunan pusat perbelanjaan dan sarana rekreasi yang ada di Jalan Mongonsidi tersebut. Penutupan sungai kecil di bawah bangunan Hermes Palace Polonia disinyalir menjadi salah satu penyebab banjir di Medan terutama di Kelurahan Medan Polonia.
Berdasarkan pantauan pengembangan Hermes Palace Polonia di mana mereka telah mengalihkan aliran sungai kecil ke sungai besar yang ada diujung jalan Mongonsidi."Dan, ketika kita tinjau ke lokasi memang ditemukan pelanggaran yang dilakukan oleh pihak pengembang dengan menutup kanal yang mempersempit air," tegasnya.
Dia mengungkapkan, dirinya menyayangkan sikap pengembang yang memanfaatkan badan sungai sebagai bagian lahan usaha dan bisnis. Dan, pihaknya mempertanyakan atas dasar apa dilakukan penutupan kanal tersebut.
"Harusnya aliran sungai kecil itu lurus menyeberangi jalan Mongonsidi ke arah perumahan Jalan Mas Dullhak tapi saat kita tinjau aliran anak sungai ini sudah ditutupi dengan main hole 1x1 meter dan sudah dialihkan langsung ke sungai besar. Jadi, aliran sungai yang lama terputus," paparnya.
Dia menduga penyempitan penampungan sungai inilah disinyalir penyebab genangan air di jalan Mongonsidi. Sebab, selama ini jalan Mongonsidi tidak pernah banjir meskipun hujan lebat mengguyur dan banjir melanda kota Medan.
"Oleh sebab itu, kita minta Walikota Medan, Bapak Drs Rahudman Harahap Siregar untuk meninjau langsung pembangunan pembangunan Hermes Palace Polonia agar tahu kondisi yang sebenarnya," tegasnya.
Dia menambahkan, yang masih menjadi pertanyaan bagi dirinya atas dasar apa pengembang mengalihkan anak sungai tersebut? Dan, apabila ada rekomendasi dari instansi terkait mungkin tidak begini model pembangunan Hermes Palace Polonia yang sangat sarat dengan penyimpangan dalam mendirikan bangunannya.

*Soal Hermes Palace Polonia
TRTB: SIMB atas Rekomendasi Dinas Bina Marga Kota Medan

Medan Pasca banjir besar yang terjadi sekira pukul 04.00 WIB dinihari Jumat (1/3) yang lalu di kawasan Kelurahan Medan Polonia terutama di kawasan Mongonsidi yang diduga karena pembangunan di mana bangunan ini berdiri di atas kanal (anak sungai) Hermes Palace Polonia Medan ditanggapi oleh Kepala Dinas Tata Ruang & Tata Bangunan (TRTB) Medan, Sampurno Pohan membenarkan ada penerbitan Surat Izin Mendirikan Bangunan (SIMB) untuk Hermes Palace Polonia Medan tersebut.
Dia mengatakan, pemberian izin SIMB Hermes Palace Polonia Medan berdasarkan rekomendasi Dinas Bina Marga Kota Medan terkait pelurusan sungai dan parit.Jika, Hermes Palace Polonia Medan sudah melengkapi Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL).
"Artinya persyaratan secara teknik sudah harus lengkap dan sejauh ini belum kita temukan penyimpangan dari pembanguan Hermes Palace Polonia Medan," ungkapnya.
Dia menambahkan, izin Hermes Palace Polonia Medan itu untuk jenis bangunan executive club, pagar, restoran dan fitness centre yang dikeluarkan pada tanggal 12 Februari 2010 yang lalu. Kemudian izin kedua pada tanggal 20 Januari 2011 untuk jenis bangunan pertokoan dan perdagangan.
Pantauan dilapangan bangunan yang didirikan di atas lahan seluas ±2 hektar ini ternyata melanggar aturan AMDAL di mana mendirikan bangunan di atas kanal di mana disinyalir hal ini yang menyebabkan penyempitan alur air sungai yang berdampak terjadinya banjir besar di Kawasan Mongonsidi karena pengembang di mana aliran sungai kecil itu lurus menyeberangi jalan Mongonsidi ke arah perumahan Jalan Mas Dullhak ditutup sehingga salah satu penyebab terjadinya banjir besar pada Jumat (1/4) yang lalu.

SATMA PP Usut Penggelapan Pajak Reklame PT SUMO Internusa

Medan Kelompok yang menamakan dirinya SATMA Pemuda Pancasila Sumatera Utara meminta upaya kejaksaan Tinggi Sumut (Kejatisu) menuntaskan pemeriksaan penyidikan serta pemberantasan dugaan tindakan pidana korupsi yang belum maksimal saat ini. Hal tersebut dikatakan Koordinator lapangan Bahren Rambe di depan kantor Kejatisu Rabu (13/4) tadi pagi.
Dalam orasinya Bahren mengatakan adapun landasan penyataan kami karena lamban Kejatisu dalam menyelesaikan dugaan penggelapan pajak reklame atas nama PT HM Sampoerna Dji Sam Soe via PT Sumo Internusa Indonesia. Dan, pemalsuan pajak reklame serta tidak dibayarnya pajak reklame tersebut pada tahun 2008. selain itu, JPO PT Sumo di Jalan Putri Hijau yang tidak memiliki izin atau liar.
"Di sisi lain, auditor yakni Badan Pemeriksa Keuangan RI Perwakilan Sumut telah bekerja keras dengan memberikan hasil pemeriksaannya untuk disikapi dan ditindaklajuti dengan tegas tidak memandang buluh besar kecilnya uang negara yang terindikasi dikorupsi," paparnya.
Dia menegaskan, kami meminta kesedian dan keseriusan Kejatisu khususnya Tindak Pidana Khusus dengan memanggil dan memeriksa pimpinan PT Sum Internusa Indonesoa dan Pimpinan Wilayah PT HM Sampoerna Sumut. Dan, menuntaskan hasil pemeriksaam dengan tegas dengan mendudukkan posisi hukum dari hasil audit BPK RI yakni apapbila terindikasi Tindaak Pidanan (pemalsuan).
"Dapat segera menetapkan pelakunya dan mengumumkan kepada masyarakat dengan menegakkan supremasi hukum," jelasnya.

SERAK Sumut Demo, Kejatisu dan PT HM Sampoerna
*Dugaan Korupsi di Dinas Pertamanan Medan Rp18,4 M
Medan Ratusan pendemo dari Serikat Rakyat Anti Korupsi (SERAK) Sumatera Utara mendatangi kantor Kejaksaan Tinggi Sumut dengan membawa pocong untuk meminta Kejatisu mengusut tuntas penggelapan, pemalsuan tanda, pemalsuan dukumen, pungutan liar dan papan reklame di Dinas Pertamanan Kota Medan.
Dalam orasinya Koordinator, Dede Pratama di kantor Kejatisu Jumat (16/) tadi pagi mengatakan, pemberantasan korupsi dan penegakkan hukum wajib terus dilaksanakan bahwa BPK RI Perwakilan Sumut pada 2009 telah melakukan audit pajak reklame yang ditangani Dinas Pertamanan Kota Medan. Di mana hasil audit kerugian negara Rp18,4 miliar yang dilaksanakan tahun 2009.
"Kita meminta Kejatisu melakukan pemeriksaan dan usut tuntas penggelapan, pemalsuan tanda, pemalsuan dukumen, pungutan liar dan papan reklame di Dinas Pertamanan Kota Medan. Jangan ditutup-tutupi lagi kasus ini," katanya.
Dia mengatakan, di mana adanya pemalsuan dokumen pajak reklame disebut objek pajak PT HM Sampoerna oleh pihak ketiga yakni biro jasa periklanan PT Sumo Internusa Indonesia sebesar Rp22.552.00. Pemalsuan tandatangan Bendahara Penerimaan Dinas Pertamanan untuk pajak reklame PT HM Sampoerna melalui pihak ketiga sebesar Rp109.870.000.
"Pungutan liar atau calo izin reklame pada Dinas Pertamanan Kota Medan oleh PNS dan pejabat Dinas Pertamanan di tahun 2009," ungkapnya.
Dia menegaskan, papan reklame yang tidak memiliki izin masih ditemukan di kota medan dan sudah dibongkar tidak diwajibkan membayar tunggakkannya (hasil temuan BPK) seperti juga di jembatan penyeberangan orang di Jalan Putri Hijau yang tidak memiliki izin hanya berdasarkan perjanjian kerja sama dengan mantan Walikota Medan, Abdillah periode 2005-2009.
Setelah ditemui oleh pihak Kasi Penkum (Humas) Kejatisu, Edi Irsan dan ratusan pendemo SERAK terus bergerak menuju kantor Perwakilan PT HM Sampoena di Jalan Pelita Kawasan Industri Star Tanjungmerawa-Medan dalam orasinya mereka mendesak periksa dan tangkap pelaku pemalsuan dokumen, penggelapan dan pemalsuan serta calo pajak reklame khususnya pada Dinas Pertamanan Medan.
"PT HM Sampoerna harus selektif menggunakan jasa pihak ketiga atau perusahaan periklanan dengan bersih dan tidak terkait dalam temua BPK RI serta mereka harus menggunakan jasa periklanan dan perjanjian kerja sama seperti di jembatan penyeberangan di Jalan Putri Hijau yang digunakan jadi papan reklame iklan," tegasnya.
Menurut laporan BPK RI pada 2009 laporan penerimaan dan keterangan tertulis Bendahara Penerimaan bahwa uang tersebut tidak diterima Berndahara dan bukti setoran maupun tanda tangan si penerima bukan bendahara Penerima Dinas Pertamanan Pemko Medan Medan alias palsu sehingga terdapat pengelapan pajak sebesar Rp109.870.000. Selain itu terdapat pemungutan uang di luar ketentuan sebesar berdasarkan hasil wawancara kepada 10 orang petugas reklame di lingkungan Dinas Pertamanan Kota Medan di antara kelima orang tersebut mengatakan secara tertulis bahwa izin reklame memungut uang dari pengusaha. Pengelolahan uang tersebut melalui Kepala Sub. Dinas Pertamanan kemudian diserahkan kepada Kepada Kepala Dinas Pertamanan Saudara EF bagian Kepala Sub.Dinas Pertamanan.
Besaran tarif yang dipungut dari para biro reklame selama tahun 2008 bervariasi yakni tarif pengurusan izin baru setiap unit berupa reklame baliho sebesar Rp3.000.000, billboard besar Rp8.000.000. Bando Rp10.000.000 dan mini billboard Rp500.000. dan tarif perpanjangan izin setiap unit berupa reklame baliho sebesar Rp1.500.000, billboard besar Rp3.000.000, bando besar sebesar Rp5.000.000 dan mini billboar Rp250.000. Di mana pada 2008 uang distribusi yang dipungut seluruh sebesar Rp665.400.000 terdiri dari yang dipungut dan digunakan lansung secara pribadi oleh Saudara Ars RpRp43.500.000 dan saudara Rm Rp21.900.000 atau seluruhnya dengan total Rp65.400.000. Sementara yang dipungut para petugas reklame (diantaranya Saudara EF sebesar Rp38.000.000 cari perusahaan Jati Jaya) dan dihimpun oleh Kepala Sub. Dinas Reklame Kota Medan sebesar Rp562.000.000 kemudian seluruhnya sebesar Rp600.000.000 disetorkan kepada Kepada Dinas Pertamanan. Hal tersebut tidak sesuai
dengan Peraturan Daerah Kota Medan Nomor 2 Tahun 2004 tentang pajak reklame dan Peraturan Daerah Kota Medan Nomor 21 Tahun 2002 tentang retribusi pemakaian kekayaan daerah.

IPJI Sumut Minta Kejatisu Usut Tuntas Dugaan Korupsi di Dinas Pertamanan Medan

Medan Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (IPJI) Sumatera Utara mendatangi Kejaksaan Tinggi Sumut untuk meminta upaya kejaksaan Tinggi Sumut (Kejatisu) menuntaskan pemeriksaan penyidikan serta pemberantasan dugaan tindakan pidana korupsi yang belum maksimal saat ini terutama pengolahan dan pemakaian kekayaan daerah di wilayah kota Medan yang melanggar ketentuan sehingga merugikan daerah minimal sebesar Rp18.423.712,405 miliar. Hal tersebut dikatakan Ketua IPJI Sumut, Darwinsyah Purba, S.Sos di dampingi oleh Wakil Ketua I, Mhd Agus Utama, S.Sos dalam siaran persnya hari ini.
"Kententuan yang dilanggar oleh mereka berupa tunggakkan pajak reklame yang melibatkan beberapa pengusaha papan reklame di kota Medan, pemalsuan, pengelapan dan kutipan liar kepada pihak pengusaha," katanya.
Dia menagatakan, berdasarkan data yang dikumpulkan IPJI Sumut dari hasil temukan BPK RI Perwakilan Sumut melalui LKPD Kota Medan TA.2008 di mana PT HM Sampoerna Dji Sam Soe telah membayar pajak reklame kepada Bendahara penerima Dinas Pertamanan melalui pihak ketiga dengan total nilai sebesar Rp109.870.000 terdiri dari saudari SKD tanggal 27 Februari 2009 sebesar Rp73.000.000, saudara Wagiran tanggal 1 Mei 2009 sebesar Rp2.920.000 dan kepada saudara Ysn tanggal 9 Juni 2009 sebesar Rp5.480.00 dan sebesar Rp28.470.000.
Menurut laporan penerimaan dan keterangan tertulis Bendahara Penerimaan bahwa uang tersebut tidak diterima Berndahara dan bukti setoran maupun tanda tangan si penerima bukan bendahara Penerima Dinas Pertamanan Pemko Medan Medan alias palsu sehingga terdapat pengelapan pajak sebesar Rp109.870.000.
Selain itu terdapat pemungutan uang di luar ketentuan sebesar berdasarkan hasil wawancara kepada 10 orang petugas reklame di lingkungan Dinas Pertamanan Kota Medan di antara kelima orang tersebut mengatakan secara tertulis bahwa izin reklame memungut uang dari pengusaha. Pengelolahan uang tersebut melalui Kepala Sub. Dinas Pertamanan kemudian diserahkan kepada Kepada Kepala Dinas Pertamanan Saudara EF bagian Kepala Sub.Dinas Pertamanan.
Besaran tarif yang dipungut dari para biro reklame selama tahun 2008 bervariasi yakni tarif pengurusan izin baru setiap unit berupa reklame baliho sebesar Rp3.000.000, billboard besar Rp8.000.000. Bando Rp10.000.000 dan mini billboard Rp500.000. dan tarif perpanjangan izin setiap unit berupa reklame baliho sebesar Rp1.500.000, billboard besar Rp3.000.000, bando besar sebesar Rp5.000.000 dan mini billboar Rp250.000. Di mana pada 2008 uang distribusi yang dipungut seluruh sebesar Rp665.400.000 terdiri dari yang dipungut dan digunakan lansung secara pribadi oleh Saudara Ars RpRp43.500.000 dan saudara Rm Rp21.900.000 atau seluruhnya dengan total Rp65.400.000. Sementara yang dipungut para petugas reklame (diantaranya Saudara EF sebesar Rp38.000.000 cari perusahaan Jati Jaya) dan dihimpun oleh Kepala Sub. Dinas Reklame Kota Medan sebesar Rp562.000.000 kemudian seluruhnya sebesar Rp600.000.000 disetorkan kepada Kepada Dinas Pertamanan.
Menurut Ketua IPJI Sumut, hal tersebut tidak sesuai dengan Peraturan Daerah Kota Medan Nomor 2 Tahun 2004 tentang pajak reklame dan Peraturan Daerah Kota Medan Nomor 21 Tahun 2002 tentang retribusi pemakaian kekayaan daerah.
"Kita meminta kepada Kejatisu serius dan tegas menindaklanjuti dugaan korupsi di Dinas Pertamanan Kota Medan yang disinyalir banyak sekali menlanggar ketentuan peraturan dan pelanggar hukum. Meminta segera dengan bijaksana menyelidiki data-data dari BPK RI Perwakilan Sumut tersebut demi menjunjung tinggi supremasi hukum yang berlaku di Indonesia," tambahnya.
Dia menambahkan, pihak Kejatisu dalam hal ini tidak tebang pilih terhadap pelaku dugaan korupsi ini karena para pelaku sudah sangat merugikan negara dengan jumlah yang relatif besar. Kejatisu harus mampu menyelidiki dengan tidak memandang buluh di mana sistem pengendalian intern atas pengolahan reklame di wilayah kota Medan terlihat secara fisik banyak melanggar ketentuan yang berlaku.
"Dengan segera Kejatisu menyeret pelaku-pelakunya ke mata pengadilan agar hukum di mata rakyat memiliki nilai dan jadi disegani sehingga payung hukum di atas pertiwi ini dapat kembali dipercaya masyarakat dan berkibar atas nama kebenaran yang hakiki," tambahnya.

Semen Andalas Bagi-bagi Hadiah ke Mitra Setia

Medan PT Lafarge Cement Indonesia adalah salah satu produsen semen di Indonesia yang diresmikan pada tahun 1983. Dimiliki oleh Lafarge memiliki pabrik semen yang di Lhoknga, Banda Aceh dan 4 terminal di Belawan, Dumai, Batam dan Lhokseumawe memiliki Program Sahabat Andalas bagi-bagi hadiah kepada mitra setia.
Menurut Marketing Director PT LCI, Budi Dermawan mengatakan, PT Lafaage Cement Indonesia produsen semen Andalas melalui Program Sahabat Andalas membagikan hadiah pada mitra setia di wilayah Sumatera Utara melalui program pengumpulan point untuk setiap pembelian Semen Andalas. kepada wartawan
"Point yang nantinya dapat ditukarkan dengan berbagai hadiah bervariasi mulai dari emas batangan, Blacberry, TV LCD dan voucher belanja Carrefour," katanya disela-sela penyerahan hadiah di kantor pusat PT Lafarge Cement Indonesia Selasa (12/4) tadi pagi.
Budi mengatakan, Program Sahabat Andalas adalah program yang diluncurkan oleh PT Lafarge Cement Indonesia sebagai bentuk apresiasi kepada konsumen Semen Andalas dan mitra tokok-toko bangunan yang membantu meningkatkan penjualan Semen Andalas.Adapun adapun mekanismenya, mitra tokok-toko bangunan yang melakukan pembelian Semen Andalas selama periode November 2010 sampai dengan Februari 2011, mendapatkan poin untuk setiap sak semen yang dibeli yang kemudian dapat ditukarkan dengan berbagai hadiah.
"Mulai awal Maret lalu, konsumen sudag dapat menukarkan poin yang mereka kumpulkan dengan berbagai hadiah yang sesuai dengan jumlah poin yang terkumpul," ungkapnya.
Dia mengungkapkan, Program Sahabat Andalas mendapat sambutan dan antusiasme yang besar dari konsumen. Hal ini terlihat dari penukaran poin oleh sejumlah toko wilayah Medan dan sekitarnya. Konsumen dapat menukarkan poin mereka malalui tim canvasser yang datang ke tokok-toko bangunan.
"Setelah sukses dengan Program Sahabat Andalas untuk periode bulan April 2011 sampai dengan Juli 2011 ini. PT Lafarge Cement Indonesia akan kembali mengadakan program untuk konsumen dan pembeli akhir Semen Andalas melalui kupon hadiah langsung yang dapat ditemukan di dalam kantong Semen Andalas," tambahnya.
Dia menegaskan, karena hal ini menunjukkan komitmen dengan memberikan apresiasi dan pihak mitra juga telah memberikan loyalitas terhadap Lafarge. Melalui program ini Sahabat Andalas di mana diikuti jumlah 620 ritel/panglong di Medan dan sekitarnya. Pihaknya terus melakukan inovasi
"Semuanya mendapatkan hadiah di mana ada dua pemilik ritel Pak Willian dan Ibu Acu mendapatkan hadiah emas batangan seberat 45 kilogram," tegasnya.
Dia menerangkan, penjualan di aceh di atas 70% di mana total di empat wilayah 4 terminal di Belawan, Dumai, Batam dan Lhokseumawe mencapai 35%. Target tahun 2011 sebesar 40% untuk wilayah ini memproduksi sebanyak 5,5 juta ton yang diserap oleh pembangunan disektor Sumbagut khususnya properti seperti Medan, Binjai. Dibeberapa daerah di Pekanbaru dalam pembangunan tenaga listrik dan di Aceh untuk pembanguan drenase.
"Di mana disesuaikan karakteristik daerah masing-masing dan kebutuhan daerah tersebut," tambahnya.

Program Sahabat Andalas
William: Semen Andalas Berkualitas Internasional, Andal dan Berkelas

Medan PT Lafarge Cement Indonesia adalah salah satu produsen semen di Indonesia yang diresmikan pada tahun 1983. Dimiliki oleh Lafarge memiliki pabrik semen yang di Lhoknga, Banda Aceh dan 4 terminal di Belawan, Dumai, Batam dan Lhokseumawe memiliki Program Sahabat Andalas bagi-bagi hadiah kepada mitra setia.
Menururt, William salah seorang pemilik panglong 78 Binjai yang mendapatkan emas batangan dan telah menjual produk Semen Andalas sejak 5 tahun yang lalu mengatakan, harga pasaran ukuran 40 kg 42 ribu di mana di daerah kami cukup besar di mana marketshare sebesar 60% di kawasan kota Binjai. Dan saat ini hampir 86% saat ini yang dipasarkan secara luas karena Semen Andalas berkualitas internasional, andal dan berkelas.
"Dengan kemasan baru Semen Andalas manjadi daya tarik tersendiri dan penggunaan sangat praktis serta ekonomis karena beberapa konsumen memakai Semen Andalas untuk mengejar waktu dalam mengerjakan pembangunannya," paparnya.
Dia menjelaskan, program ini merupakan salah satu wujud perhatian Semen Andalas kepada kami, toko bangunan dan konsumennya. Selain kami mendapatkan keuntungan margin dari penjualan juga mendapatkan bonus poin berupa emas batangan.
"Saya ucapkan terima kasih atas apresiasi PT Lafarge Cement Indonesia kepada kami dengan apresiasi ini kita akan lebih baik lagi penjualan kedepannya," tuturnya.
Hal senada dikatakan Ibu Acu Garuda Sakti Medan di Jalan Letda Sujono mengungkapkan, semoga kegiatan ini berkelanjutan karena selain menginformasikan keunggulan produknya. program promosi Semen Andalas banyak menarik minat pembeli yang memudahkan kami untuk menjual Semen.
"Semen Andalas menjadikan bangunan kokoh dan tahan lama serta menghasilkan hasil yang lebih halus. Semen Andalas adalah semen terbaik dengan berkualitas internasional andal dan berkelas," ungkapnya disela-sela penyerahan hadiah di kantor pusat PT Lafarge Cement Indonesia Selasa (12/4) tadi pagi..
Menanggapi hal tersebut, Sales Director PT LCI, Haryanto Chandra mengatakan, memang, Panglong 78 Binjai sangat dekat dengan konsumen dan penjualan yang cukup besar dalam penjualan. Dan, saat pihak telah menjejaki beberapa wilayah dalam mengembangkan penjualan saat ini.
"Kita lebih mengutamakan dan mendidik temen-teman seperti tukang untuk memahami pemakaian semen Andalas karena hal ini sangat penting saat ini," katanya.
Ketika ditanyakan soal keberadan semen yang hilang dari pasaran di Aceh Dia mengungkapkan, sesuai kapasitas Semen Andalas di mana di Pantai Barat sempat kekosongan semen dikarena bencana banjir. Untuk pulau Simelue pihak masih mengalami kendala pengapalan dalam mendistribusikan semen ke daerah tersebut.Dan, Porsi semen curah 20-25% di Indonesia di mana banyak dipakai di industri di mana untuk 4 wilayah memakai mencapai 10% untuk pembangunan infrastruktur.
"Sarana dan prasarana serta infrastruktur masih mengalami kendala dalam mendistribusikan ke daerah-daerah yang membutuhkan semen Andalas. Faktor alam seperti hujan juga menjadi penghambat dalam menyalurkannya," ungkapnya.